Usai Dimarahi Baim Wong Pak Tua Penjual Buku Ketemu Sultan, Nasibnya Langsung Berubah

Posting Komentar

Motivasihijrahmuslim.com - Bapak tua bernama Suhud Arief belakangan tengah ramai menjadi sorotan usai dirinya dimarahi artis Baim Wong. Video yang merekam momen saat Baim memarahi pria paruh baya itupun langsung jadi perbincangan di media sosial.

Setelah video tersebut viral, kakek Suhud justru langsung dibanjiri dukungan dan bantuan dari netizen. Salah satunya datang dari seorang pengusaha asal Samarinda, Kalimantan Timur, bernama Suriansyah. Berikut informasi selengkapnya:

Kakek Suhud Dapat Bantuan

Sebelumnya, video yang merekam momen saat Baim memarahi kakek Suhud sempat viral dan ramai jadi perbincangan di media sosial. Kejadian itu berawal ketika Suhud disebut mengikuti Baim Wong sampai ke rumahnya untuk menawarkan buku-buku yang dijualnya.

Namun, Baim justru memberikan reaksi mengejutkan. Ia marah dan menyebut Suhud malas bekerja karena ia mengira si kakek akan meminta uang padanya.

Karena kejadian itu, kakek Suhud pun langsung dibanjiri empati dan dukungan dari warganet. Bahkan, seorang pengusaha asal Samarinda bernama Suriansyah sampai rela berangkat ke Jakarta untuk menemui kakek Suhud secara langsung.

Dapat Bantuan dari Sultan

Melansir dari unggahan di Instagram @dunia_kaumhawa, membagikan foto dan video yang merekam momen pertemuan Suriansyah dengan kakek Suhud. Pengusaha yang akrab disapa Haji Sasa itu datang langsung dari Samarinda untuk menemui Suhud di kediamannya yang terletak di Djohar Baru, Jakarta Pusat.

Dalam video yang dibagikan, Haji Sasa terlihat mengajak kakek Suhud untuk makan bersama di sebuah restoran. Keduanya tampak akrab berbincang bersama. Haji Sasa bahkan memerintahkan kakek Suhud untuk langsung menghubunginya jika suatu saat ia membutuhkan bantuan.

"pak haji bilang kalau ada keperluan langsung telpon pak haji, dan pak haji juga sarankan agar bapaknya tidak usah kerja lagi," tulis keterangan video.

Sebelum pulang, Haji Sasa bahkan terlihat memberikan segepok uang pecahan Rp50 ribu pada kakek Suhud dan berpesan untuk mempergunakan uang itu untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Selain itu, ia juga menyanggupi untuk membantu kehidupan kakek Suhud dan anaknya yang sudah di PHK. Selama ini, disebutkan jika Suhud tinggal menumpang di rumah orangtua menantunya karena sudah tidak memiliki rumah.

Haji Sasa Borong Dagangan Pedagang Kecil

Tak hanya membantu kakek Suhud, kehadiran haji Sasa rupanya juga mendatangkan rezeki kepada pedagang-pedagang kecil di sekitaran tempat tinggal Suhud. Sebelum pergi, ia bahkan menyempatkan diri untuk berkeliling dan memborong dagangan pedagang-pedagang kecil.

"Pak haji memborong dagangan pedagang kecil sekitar rumah pak Suhud dan bantu perbaikan masjid," tulis keterangan video.


Related Posts

Posting Komentar